Kartu kredit merupakan pengganti uang tunai yang mempunyai fungsi yang sama sebagai alat pembayaran. Inilah beberapa syarat umum dan cara membuat Kartu Kredit bagi pemula.

Memiliki kartu kredit bagi sebagian orang merupakan hal yang lumrah dimiliki untuk dapat menunjang gaya hidupnya. Banyak orang yang kemudian berpikir akan mudahnya berbelanja menggunakan kartu kredit, karena transaksi menjadi lebih ringan dan tidak perlu membawa banyak uang tunai di dompet kemanapun pergi.

Penggunaan kartu kredit sebenarnya menguntungkan jika orang yang memilikinya mampu mengelolanya dengan baik. Namun, tidak jarang para penggunanya di kemudian hari merasa keberatan dalam membayar tagihannya, sehingga karenanya menjadi beban hutang yang akan terus bertambah.

Bagi yang butuh kartu kredit, ada beberapa hal yang harus diketahui sebelum memutuskan untuk memiliki kartu ini. Ketika nasabah akan mengajukan pembuata, maka harus memperhatikan syarat dan cara membuat kartu kredit untuk pemula agar proses pengajuannya mudah diterima oleh pihak bank.

Syarat Umum Mengajukan Kartu Kredit

Syarat Umum Mengajukan Kartu Kredit
Image Credit: Okezone.com

Pengajuan pembuatan kartu kredit di bank-bank penerbit sekarang sudah mulai dibanjiri oleh calon nasabah. Karenanya pihak bank mulai selektif dalam memilih kriteria calon nasabah yang dapat menerima fasilitas kartu dengan segala kemudahan ini. Ada beberapa persyaratan yang diajukan oleh pihak bank untuk para calon nasabah baru yang akan mengajukan pembuatan kartu kredit, diantaranya adalah:

  • Calon nasabah yang akan mengajukan pembuatan kartu kredit harus berusia minimal 21 tahun, dan maksimal 65 tahun. Dibuktikan dengan adanya Kartu tanda Penduduk (KTP) dan Kartu Keluarga (KK)
  • Menyerahkan foto kopi Kartu tanda Penduduk (KTP) yang masih berlaku
  • Calon nasabah memiliki penghasilan tetap minimal Rp 3.000.000 per bulan
  • Menyertakan foto kopi surat keterangan penghasilan / gaji
  • Memiliki NPWP
  • Membawa buku rekening tabungan yang aktif transaksinya selama 3 bulan terakhir

Cara Membuat (Pengajuan) Kartu Kredit

Cara Membuat (Pengajuan) Kartu Kredit
Image Credit: Tokopedia.com

Bagi para pemula yang akan mencoba untuk pengajuan, Anda bisa mengajukan pembuatan kartu kredit kepada bank yang Anda pilih. Ada beberapa cara yang dapat Anda lakukan ketika Anda akan membuat, agar pengajuan Anda dengan mudah diterima oleh pihak bank:

Baca Juga:  10 Manfaat Kartu Kredit yang Memudahkan Penggunanya

1. Pilihlah Bank yang Ramah Kepada Calon Nasabah Baru

Bank-bank yang Anda di Indonesia sangat banyak yang menyediakan fasilitas kartu kredit. Namun tidak semua bank akan ramah kepada calon nasabahnya. Banyak bank yang memiliki peraturan yang ketat dalam menerbitkan kartu, terutama untuk bank-bank yang berstatus sebagai bank miliki BUMN (Badan Usaha Miliki Negara).

2. Pilih Bank Tempat Anda Menabung

Tidak menjadi persyaratan untuk calon pemilik kartu kredit untuk membuatnya di tempat dimana calon nasabah menabung. Namun, akan menjadi pertimbangan yang berarti oleh pihak bank untuk menerima permohonan pembuatan kartu kredit Anda. Karena pihak bank akan dengan mudah melihat riwayat transaksi keuangan calon nasabah.

3. Memilih Mengajukan Kartu Kredit di Mall

Memilih Mengajukan Kartu Kredit di Mall
Image Credit: Lifepal.co.id

Pusat perbelanjaan menjadi sarana bagi bank dalam mempromosikan programnya. Bagi Anda yang menginginkan kemudahan dalam pengajuan kartu kredit, Anda bisa memanfaatkan situasi ini. Mall dianggap tempat bagi para pelaku konsumtif, sehingga bank akan menilai Anda mapan dan layak untuk menerima fasilitas kartu yang mereka tawarkan.

4. Sebelum Pengajuan, Perbaiki Riwayat Keuangan Anda

Anda tidak memiliki kartu kredit, namun Anda pernah memiliki riwayat pinjam meminjam dengan beberapa bank, maka penting untuk melihat apakah ada kredit macet atau masalah keuangan lainnya. Karena jika ada, pihak bank akan dengan mudah menolak permohonan Anda. Selesaikan dan lunasi terlebih dahulu agar riwayat keuangan Anda baik.

5. Koordinasikan Dengan Pihak Keluarga

Sebelum mengajukan permohonan pembuatan kartu kredit, berkoordinasilah dengan pihak keluarga yang namanya akan dicantumkan sebagai referensi verifikasi data Anda. Karena pihak bank akan menghubungi pihak keluarga untuk memastikan kebenaran data-data Anda. Jangan sampai informasi yang diberikan berbeda dengan apa yang Anda sampaikan sebelumnya.

6. Perhatikan Persyaratannya Secara Detail

Perhatikan Persyaratannya Secara Detail
Image Credit: Pymnts.com

Setiap bank memiliki kebijakan dan persyaratan yang berbeda-beda untuk calon nasabahnya. Perhatikanlah persyaratan setiap poinnya, mulai dari minimal penghasilan, limit kartu kredit, usia minimal calon nasabah dan yang lainnya. Selain itu, cek juga apakah bank yang Anda pilih mewajibkan Anda memiliki kartu kredit sebelumnya atau tidak.

7. Pilihlah Kartu Kredit Sesuai Dengan Kebutuhan

Sebelum memutuskan untuk membuat kartu kredit, sebaiknya Anda berpikir akan digunakan untuk apa jenis kartu utang ini nantinya. Pilihlah kartu kredit yang memiliki penawaran menarik dan bonus untuk nasabahnya. Sehingga dengan memilih kartu sesuai dengan kebutuhan akan membuat Anda merasa aman dan nyaman.

8. Isilah Formulir Dengan Lengkap

Setelah menemukan bank yang akan Anda gunakan untuk membuat, selanjutnya datanglah ke pihak bank atau bisa menghubunginya untuk melakukan proses pengajuan pembuatan kartu kredit. Isilah formulir yang diberikan oleh pihak bank dengan informasi yang sesuai dengan data diri Anda, termasuk menyediakan dokumen yang diperlukan.

Baca Juga:  Jenis Kartu Kredit dan Kegunaannya yang Penting untuk Diketahui

9. Mengikuti Semua Prosesnya Dengan Tertib

Setelah proses pengajuan selesai, Anda harus mengikuti proses selanjutnya. Ikutilah setiap prosesnya dengan tertib, agar pengajuan pembuatan kartu kredit Anda dengan mudah diterima oleh pihak bank.

Pengajuan Pembuatan Kartu Kredit

Pengajuan Pembuatan Kartu Kredit
Image Credit: Cermati.com

Selain hal diatas cara pengajuan pembuatan kartu kredit untuk pemula dapat dilakukan dengan dua cara yaitu:

1. Pengajuan Pembuatan Kartu Kredit Secara Online

Di era serba internet ini, Anda akan dimudahkan dalam semua hal termasuk dalam pembuatan kartu kredit. Cara pengajuan secara online adalah sebagai berikut:

  • Bukalah link situs bank penyedia fasilitas kartu kredit yang akan Anda pilih.
  • Setelah Anda membuka link bank penyedia layanan yang dipilih, Anda akan menerima instruksi untuk melakukan registrasi dengan cara mengisi formulir pengajuan pembuatan kredit.
  • Isilah formulir sesuai dengan data diri Anda yang tertera di Kartu tanda Penduduk. Data diri yang lain biasanya terkait dengan pekerjaan dan penghasilan Anda setiap bulannya.
  • Jika Anda mengajukan permohonan pembuatan kartu kredit di situs bank, maka Anda hanya akan melihat dan membandingkan fitur-fitur terkait bank tersebut. Namun, jika mengajukannya melalui situs komparasi, Anda dapat membandingkan produk dari beberapa bank yang ada di Indonesia yang sesuai dengan kondisi keuangan.
  • Jika sudah menemukan kartu kredit dari bank yang sesuai dengan kebutuhan, Anda dapat menekan tombol “apply” atau “ajukan”. Tahap selanjutnya bank tertera akan meminta Anda mengisi informasi tambahan dengan cara mengupload beberapa dokumen seperti slip gaji dan NPWP.
  • Mengirim aplikasi pengajuan kartu kredit Anda. Anda dapat mengirimkan pengajuan pembuatan kartu melalui cara online maupun dengan menggunakan jasa pos tergantung kebijakan bank penerbit terkait.
  • Siapkan alamat email dan nomor Hp yang masih aktif saat Anda mengisi formulir pengajuan agar nantinya pihak penerbit kartu mudah untuk menghubungi Anda.
  • Alamat email dan nomor HP Anda akan digunakan oleh pihak bank untuk mengkonfirmasi kepada Anda informasi tentang diterima atau ditolaknya pengajuan kartu kredit Anda.
  • Setelah proses mengisi formulir selesai Anda hanya tinggal menunggu sampai Anda akan dihubungi oleh pihak bank keputusannya melalui kontak yang sudah ada berikan kepada pihak bank.
  • Jika pengajuan permohonan pembuatan kartu kredit Anda disetujui oleh pihak bank, maka pihak bank akan mengirimkan kartu Anda melalui jasa kurir kepada alamat yang tertera di formulir pengajuan yang sudah Anda lengkapi sebelumnya.
  • Jika lebih dari satu minggu pihak bank terkait tidak memberikan informasi apapun kepada Anda, besar kemungkinan jika permohonan Anda ditolak oleh pihak bank. Apabila hal ini terjadi tidak ada salahnya jika Anda menghubungi pihak bank untuk menanyakannya secara langsung untuk memastikan hasil pengajuan permohonan kartu kredit Anda.
  • Pengajuan pembuatan kartu kredit secara online dianggap lebih mudah dibandingkan dengan Anda langsung mendatangi kantor bank tersebut. Anda tidak perlu mengantri sehingga prosesnya akan lebih cepat.
Baca Juga:  Inilah Alasan Mengapa Gesek Tunai (GesTun) Kartu Kredit Dilarang

2. Pengajuan Pembuatan Kartu Kredit Secara Langsung

Pengajuan Pembuatan Kartu Kredit Secara Langsung
Image Credit: Traveloka.com

Pengajuan secara langsung memiliki banyak manfaat, diantaranya adalah Anda dapat bertanya lebih banyak kepada pihak bank melalui customer servis tentang keuntungan apa saja yang akan Anda dapatkan ketika menggunakan kartu kredit. Sebelum datang ke bank, Anda harus mengetahui cara pengajuan pembuatan kartu kredit secara langsung, caranya adalah:

  • Datanglah ke pihak bank yang Anda pilih untuk melayani Anda dalam pembuatan kartu kredit.
  • Mengambil nomor antrian untuk mendapatkan layanan customer servis.
  • Membawa persyaratan pengajuan pembuatan kartu kredit.
  • Setelah bertemu dengan customer servis Anda akan diberi formulir yang harus Anda isi secara lengkap sesusi dengan identitas Anda yang tercantuk dalam KTP atau KK.
  • Jika mengalami kesulitan dalam mengisi formulirnya Anda dapat meminta bantuan kepada customer servis agar Anda bisa mengisi formulirnya dengan benar sesuai instruksi yang diberikan.
  • Berkas-berkas pengajuan kartu kredit Anda nantinya akan dikirim ke pusat untuk dilakukan pengecekan secara lebih lanjut.
  • Setelah pengajuan selesai, Anda bisa kembali ke rumah dan menunggu hasilnya. Pihak bank akan menghubungi melewati kontak yang sudah Anda cantumkan di Sehingga penting bagi Anda mengisi data dengan baik dan benar agar tidak terjadi kesalahan yang akan membuat pengajuan Anda ditolak oleh pihak bank.
  • Pihak bank pusat akan menghubungi Anda untuk melakukan wawancara kepada. Pihak bank akan menanyakan secara langsung tentang data diri Anda, pekerjaan yang sedang Anda jalani, pendapatan setiap bulannya, aset apa saja yang Anda miliki, data-data tentang orang tua dan saudara juga kan ditanyakan oleh pihak bank.
  • Setelah Anda melakukan proses wawancara. Pihak bank akan mengkonfirmasi kepada kantor tempat Anda bekerja untuk memastikan apakah Anda benar-benar bekerja di kantor tersebut.
  • Setelah proses ini selesai Anda masih harus menunggu lagi untuk informasi selanjutnya yaitu keputusan apakah pengajuan pembuatan kartu kredit Anda ditolak atau diterima.

Membuat kartu kredit untuk pemula prosesnya sangat mudah. Jika Anda memenuhi persyaratan maka dengan mudah permohonan Anda akan diterima. Jika Anda sudah berhasil memiliki kartu kredit, pergunakanlah secara bijak dan benar. Bertransaksilah sesuai dengan kebutuhan Anda. Jangan sampai keberadaan kartu kredit membuat Anda susah di kemudian hari, termasuk hal terburuk masuk daftar hitam Bank Indonesia.