Di era digital seperti sekarang ini, orang-orang mulai banyak yang tertarik dengan berinvestasi mulai dari anak muda hingga para orang dewasa. Mereka tertarik dengan investasi karena dengan berinvestasi akan mendapatkan manfaat finansial dikemudian hari yang sangat menguntungkan. Investasi sendiri memiliki arti mengelola dana/keuangan untuk jangka panjang dan mendapat keuntungan.

Investasi memiliki manfaat dan jenis yang berbeda-beda, ada yang berjangka pendek dan ada yang berjangka panjang. Jenis investasi juga berbagai macam ada yang berupa tanah, perhiasan, obligasi, reksadana, saham dan lain-lain tergantung sesuai dengan kebutuhan masing-masing. Nah, sekarang mari kita mengulas tips berinvestasi yang menguntungkan dengan menggunakan pasar saham.

1. Pahami Terlebih Dahulu Pengertian Berinvestasi

Syarat yang Wajib Dipenuhi
Foto: Scott Graham/Unsplash

Sebelum berinvestasi ada pentingnya bila terlebih dahulu menyiapkan mental, karena tidak semua investasi membawa keuntungan. Terkadang berinvestasi juga membawa kerugian, maka dari itu hal yang pertama harus dilakukan adalah menyiapkan mental agar tidak terkejut saat mengalami kerugian.

Untuk menghindari kerugian, maka kita harus mempelajari lebih dalam mencari tau dari berbagai macam sumber-sumber pengetahuan berinvestasi yang sangat mudah didapatkan dimana pun tentang apa itu investasi, bagaimana cara kerjanya, apa manfaat yang ditimbulkan, bagaimana agar bisa mendapat keuntungan dan terhindar dari kerugian dan lain-lain.

2. Memilih Keputusan Berinvestasi

Cara Pengajuan Kredit Pemilikan Rumah (KPR) BTN
Foto: Aymane Jdidi/Pixabay

Selain memahami pengertian berinvestasi, kita sebagai investor pemula harus memiliki motivasi untuk berinvestasi. Motivasi juga sangat penting dibutuhkan sebelum memulai berinvestasi, karena dengan memiliki motivasi kita dapat menentukan tujuan kita berinvestasi dan menemukan jenis investasi yang cocok untuk kita. Ada beberapa tahap sebelum memilih keputusan berinvestasi:

Menentukan Tujuan Berinvestasi

Menentukan tujuan berinvestasi sangat penting sebelum memulai, karena hal ini dapat membuat kita memiliki semangat berinvestasi untuk mencapai tujuan utama kita.

Menentukan Investasi yang Cocok

Ada berbagai macam investasi, maka kita harus memahami dan menentukan investasi yang sesuai untuk diri kita agar mendapat keuntungan yang maksimal.

Mengukur Kinerja dari Investasi yang Dilakukan

Mengukur kinerja sangatlah penting, agar kita dapat mengetahui apakah investasi yang kita lakukan sudah maksimal atau belum. Bila belum maksimal, maka kita dapat mencari jalan keluarnya, lalu menganalis letak kesalahan tersebut kemudian memperbaikinya.

3. Belajar Investasi dari Berbagai Informasi

Nunggak Lagi, Siap-Siap Bayar Bunga Tambahan
Foto: Digital Marketing/Unsplash

Informasi sangat penting untuk menambah pengetahuan kita. Sebagai investor pemula, kita harus menggali banyak informasi dari berbagai sumber agar mendapat keuntungan dan terhindar dari kerugian. Pada zaman ini sangat mudah untuk mendapatkan informasi-informasi menarik tentang berinvestasi saham dari berbagai sosial media seperti, Instagram, youtube, facebook dan aplikasi pendukung yang lain.

4. Pengaruh Investor Dalam Mengambil Keputusan

Keunggulan Kredit Tanpa Agunan
Foto: Mikhail Nilov/Pexels

Perilaku investor adalah suatu tindakan atau aktivitas individu yang memiliki hubungan dengan investasi. Dalam memilih berinvestasi saham, calon investor harus mengamati perilaku investor dahulu karena investor memiliki 2 macam perilaku yaitu investor yang memperhatikan kondisi fundamental sebelum melakukan investasi saham, dan sebaliknya terdapat investor yang tidak akan memperhatikan kondisi fundamental sebelum melakukan investasi saham.

Hal itu dapat mempengaruhi risiko yang akan diperoleh investor dalam berinvestasi saham karena kondisi suatu perusahaan digunakan untuk melihat apakah perusahaan tersebut masih sehat dan layak atau tidak jika perusahaan tersebut tidak sehat maka risiko yang ditanggung para investor akan lebih tinggi. Jadi dapat disimpulkan bahwa perilaku investor berpengaruh terhadap keputusan investasi saham agar investor bisa memperhitungkan risiko yang akan ditanggungnya.

5. Mencari Perusahan yang Memiliki Kinerja Optimal

Apa itu Kredit Tanpa Agunan (KTA)
Foto: Rdne Stock Project/Pexels

Sebagai calon investor kita harus pandai-pandai memilih perusahaan yang akan kita investasikan. Kita harus mengamati dengan seksama dan perlahan dalam mengambil keputusan berinvestasi di suatu perusahaan, karena itu akan menentukan keuntungan jangka panjang kita.

Bila kita salah memahami dan salah mengambil keputusan dalam berinvestasi di suatu perusahaan maka bukannya mendapat sebuah keuntungan namun kita malah mendapat kerugian. Maka dari itu kita benar-benar harus teliti dan berpikir matang-matang sebelum mengambil keputusan berinvestasi saham di suatu perusahaan.

6. Periksa dan Pahami Laporan Keuangan Perusahaan

Cara Hitung Pajak Bunga Deposito
Foto: Mohamed Hassan/Pixabay

Sebagai investor kita harus bisa membaca dan memahami laporan keuangan suatu perusahaan. Hal ini adalah salah satu cara agar kita dapat memahami kinerja suatu perusahaan, apakah perusahaan itu telah mencapai optimal kinerjanya atau belum mencapai optimal. Dan dengan memahami laporan keuangan suatu perusahaan kita dapat mencegah atau meminimalisir terjadinya risiko kerugian.

Kita bisa mendapatkan laporan keuangan perusahaan yang kita mau dan telah terdaftar pada Bursa Efek Indonesia. Bursa Efek Indonesia merupakan sebuah tempat untuk bertransaksi jual dan beli saham, obligasi, reksadana dan lain-lain. Dengan kata lain, Bursa Efek Indonesia merupakan pasar modal yang ditujukan untuk berinvestasi dan diawasi langsung oleh Otoritas Jasa Keuangan, sehingga aman untuk berinvestasi.

7. Memilih Perusahaan Sesuai Dengan LQ45

Lakukan Penarikan (Withdraw)
Foto: Kanchanara/Unsplash

Sebagai investor pemula, pasti bingung menentukan suatu perusahaan yang akan dipilih sebagai investasi. Maka dari itu, investor harus memilih perusahaan yang sering bertransaksi atau untuk memudahkan investor dapat melihat daftar perusahaan yang terdapat pada LQ45. LQ45 adalah data indeks pasar saham suatu perusahaan yang terdapat di Bursa Efek Indonesia.

Perusahaan yang terdata dalam LQ45 sebanyak 45 perusahaan dan telah memenuhi kriteria yang telah ditetapkan dan termasuk perusahaan teratas yang telah direkomendasikan serta memiliki transaksi tertinggi, kinerja yang optimal, kondisi keuangan dan prospek pertumbuhan yang sangat tinggi. Para investor khususnya investor pemula tak perlu bingung lagi dalam memilih perusahaan mana yang cocok untuk berinvestasi, karena dengan adanya LQ45 maka sangat terjamin untuk melakukan investasi disalah satu perusahaan yang telah terdata.

8. Minat dalam Investasi Mempengaruhi Pengambilan Keputusan

Suku Bunga Kredit Pemilikan Rumah (KPR) BTN
Foto: Nattanan Kanchanaprat/Pixabay

Minat akan timbul ketika seseorang mengamati dan tertarik terhadap sesuatu yang telah diamatinya, hal ini sangat penting dalam berinvestasi untuk mencapai suatu tujuan tertentu. Tetapi minat berinvestasi juga tidak timbul hanya dengan mengamati, minat juga dapat ditimbulkan oleh dukungan-dukungan atau pengaruh dari lingkungan sekitar, jadi bila lingkungan, kondisi dan tidak memiliki semangat berinvestasi maka keputusan untuk berinvestasi tidak akan ada. Maka dari itu kita harus benar-benar memiliki niat untuk berinvestasi agar dapat mengambil keputusan yang menguntungkan bagi diri sendiri di masa depan.

9. Dana Investasi

Persyaratan dan Tata Cara Umum
Foto: Towfiqu Barbhuiya/Unsplash

Berinvestasi juga memerlukan dana sebagai modal awal kita. Dana yang digunakan untuk berinvestasi juga tidak boleh dana panas. Dana panas disini dapat dicontohkan sebagai uang dari hasil meminjam, uang sekolah, uang kebutuhan sehari-hari, uang tabungan dan lain-lain yang bersifat sebagai penopang atau tunggakan atau bisa disebut juga sebagai uang yang harus dikeluarkan untuk memenuhi kebutuhan hidup.

Dana yang digunakan untuk berinvestasi harus dana yang dingin, tidak memiliki tujuan untuk dikeluarkan, dan bukan hasil dari meminjam atau hutang. Dalam berinvestasi, harus pandai menghitung keuntungan yang didapat serta dalam berinvestasi jangan menghabiskan atau mengeluarkan semua dana hanya untuk satu perusahaan. Karena bila kita hanya berinvestasi pada satu perusahaan, lalu perusahaan tersebut mengalami kerugian dan bangkrut maka kita tidak akan mendapat keuntungan.

10. Optimis dalam Berinvestasi

Inilah Keuntungan & Kerugian Deposito
Foto: Сергей Ремизов/Pixabay

Sebagai investor pemula, kita harus bersemangat dalam belajar dan menganalisis, tekun dan optimis dalam berinvestasi agar dapat memenuhi tujuan kita. Sebagai investor pemula, banyak hal yang harus kita pahami dan kuasai untuk menjadi yang lebih baik lagi.

Maka dari itu, sebagai investor pemula jangan pernah menyerah untuk berusaha dan jangan pernah takut untuk mencoba. Bila kita takut dan tidak mencobanya, kita tidak akan pernah tahu apa yang akan dihasilkan.

Bila mendapat kerugian, kita tidak boleh menyerah dan berputus asa. Kita harus terus bersemangat dan belajar lebih tekun lagi dan mendalam tentang investasi, serta belajar untuk menganalisis letak kesalahan agar tidak terjadi kesalahan yang sama.

Semua kesuksesan itu membutuhkan proses, usaha dan bahkan air mata untuk mencapai kesuksesan, tidak ada yang instan di dunia ini. Sama seperti anak bayi yang sedang belajar berjalan, bila jatuh bangkit lagi dan jangan pernah menyerah. Itulah kunci untuk meraih kesuksesan dalam berinvestasi saham. Jadi, tetaplah bersemangat para investor muda.