Ketahui Besaran Suku Bunga dan Setoran Minimal Deposito BCA

Sekilas Tentang Deposito di BCA
Photo by Flip.id

Temukan informasi terkini mengenai suku bunga dan setoran minimal untuk Deposito BCA, memudahkan Anda dalam mengelola investasi masa depan.

Salah satu bank lokal yang berani memberi banyak benefit dan mudah menerbitkan deposito adalah BCA. Bahkan, jumlah setoran minimalnya pun tidak terlalu tinggi. Sehingga lebih mudah untuk dicoba bagi para investor atau pengusaha muda.

Namun berapa besar suku bunga dan setoran minimal yang ditawarkan deposito BCA? Ternyata besaran saldo atau untungnya cukup kompetitif. Ditambah lagi dengan jumlah setoran yang rendah dan kemudahan syaratnya, Anda pun bisa mulai berinvestasi sejak dari sekarang. Tertarik? Simak ulasan berikut!

Sekilas Tentang Deposito di BCA

Sekilas Tentang Deposito di BCA
Foto: Flip.id

Secara singkat, deposito yang diterbitkan oleh BCA adalah salah satu instrumen investasi yang terbuka untuk nasabah. Deposit ini menggunakan prinsip uang nasabah yang bekerja dengan sendirinya untuk menghasilkan untung dari suku bunga. Deposito sendiri bersifat sebagai simpanan berjangka yang penyetoran dan penarikannya harus sesuai peraturan.

Pada dasarnya, deposito adalah tabungan berjangka yang memiliki suku bunga sesuai dengan jumlah deposit dan tenornya. Semakin tinggi depositnya, maka semakin tinggi pula jumlah untungnya setiap tahun. Namun, suku bunga dan uang yang sudah disetor tidak bisa ditarik sebelum mencapai waktu yang dijanjikan.

Kelebihan Menggunakan Deposito BCA

Kelebihan Menggunakan Deposito BCA
Foto: Mathieu Stern/Unsplash

Deposito BCA sendiri bisa dipertimbangkan karena memiliki beberapa nilai plus. Yang pertama adalah waktu deposit bisa dipilih sendiri yakni dengan jangka waktu 1, 3, 6, dan 12 bulan. Terdapat juga sembilan mata uang yang bisa dipilih sebagai macam deposito, yang mana diikuti dengan jumlah suku bunga yang berbeda pula.

Terdapat pula sistem non-automatic roll over (non-ARO) yang menghentikan deposito saat mencapai akhir perjanjian jangka waktu. Namun ada juga sistem ARO atau Automatic roll over yang memperpanjang jangka waktu deposito secara otomatis tanpa harus ada konfirmasi dari deposan.

ARO plus juga menjadi salah satu sistem andalan BCA untuk deposan yang ingin memperpanjang jangka waktu dan mendapat benefit suku bunga yang bertambah terus. Belum lagi, bunga deposito BCA akan langsung masuk ke dalam rekening. Jadi lebih untung dan anti ribet.

Baca Juga:  Mengenal Asuransi Unit Link: Cara Kerja dan Manfaatnya

Minimal Penempatan Awal Deposito BCA

Minimal Penempatan Awal Deposito BCA
Foto: Tima Miroshnichenko/Pexels

Menurut website resminya, setoran awal untuk deposito adalah Rp. 8.000.000. Untuk mata uang asing, akan berlaku kurs jual beli yang berpengaruh pada setoran minimalnya. Setoran minimal valas luar negeri adalah USD 1.000, SGD 2.000, AUD 2.000, GBP 1.000, EUR 1.000, CNH 7.000, HKD 8.000, dan JPY 150.000.

Perlu diingat juga  terdapat perhitungan 1:1 untuk banknotes non USD yang berlaku untuk rekening non USD pula. Sedangkan untuk pecahan USD 100 untuk rekening USD maka akan ada biaya provisi 0.5% dari kelebihan total (diatas USD 50.000/hari/rekening). Sedangkan total di bawah USD 50.000 akan berlaku perhitungan 1:1.

Catatan khusus untuk deposito BCA pecahan CHN 100 dengan rekening jenis CHN maka akan berlaku perhitungan 1:1. Peraturan dan jumlah deposito minimal ini berlaku di tahun 2023.

Besaran Suku Bunga

Besaran Suku Bunga
Foto: Towfiqu barbhuiya/Unsplash

✦ Deposito Rupiah

Rekening deposito dengan mata uang rupiah memiliki suku bunga yang sama sesuai dengan tenornya. Dengan setoran awal minimal Rp 8.000.000 maka suku bunga akan didapat setelah tenor habis atau sesuai dengan kesepakatan. Peraturan deposito rupiah di BCA terbaru ini mulai efektif sejak 1 Maret 2023.

Setiap suku bunga untuk nominal yang diberikan sama, kecuali untuk saldo deposit ≥ 100 miliar rupiah. Selain itu, deposito BCA untuk besaran kurang dari 2 miliar rupiah, 2M – <5M, 5M- <10M, 10M – <25M, dan 25M – <100M akan mendapat jumlah suku bunga yang sama/ bulan.

Untuk deposito tenor 1 bulan, suku bunganya adalah 3,66%. 3 bulan adalah 4,00%, 6 bulan adalah 2,50%, dan 12 bulan 2,00%. Untuk deposito senilai ≥100 miliar, suku bunganya adalah 3,66% 1 bulan, 4,00% 3 bulan, 2,50% 6 bulan, dan 2,10% untuk 12 bulan.

✦ Deposito BCA Valas

Deposito USD <150.000 mendapat suku bunga 1,50% untuk 1 dan 2 bulan, serta 1,25% untuk 6 bulan dan 12 bulan. Nominal ≥USD 150.000 – <USD 1.000.000 suku bunganya 1,7% untuk tenor 1 bulan, 6 bulan, dan 12 bulan. Namun untuk tenor 3 bulan, suku bunganya adalah 2,00%.

Untuk nominal besar, yakni ≥USD 1.000.000 – <USD 10.000.000 tenor 1 bulan mendapat 1,75%, 3 bulan 2,25%, 6 bulan dan 12 bulan adalah 2,00%. Dan untuk ≥USD 10.000.000, suku bunganya adalah 2,25% untuk 3 bulan, 6 bulan, dan 12 bulan. Sedangkan 1 bulan adalah 1,75%.

Baca Juga:  Premi Asuransi - Pengertian, Jenis, Fungsi & Contoh Premi

Sedangkan untuk deposito BCA valas lainnya, SGD mendapat suku bunga rata 0,10% untuk seluruh macam tenor. AUD 0,75% dan CNH 0,25% suku bunga rata untuk semua jenis tenor. Untuk mata uang JPY, EUR, HKD, dan GBP tidak memiliki suku bunga atau 0,00%.

Biaya yang Ditanggung Deposan

Hasil Berinvestasi Emas Batangan Dijadikan Modal Usaha
Foto: Karolina Grabowska/Pexels

Perlu dipahami juga bahwa terdapat biaya yang harus ditanggung deposan atau nasabah. Biaya tersebut mencakup pajak penghasilan 20% dari nominal bunga deposito yang didapat dan beberapa biaya transfer bunga (BCA gratis namun rekening lain mulai dari Rp 2.900 sampai Rp 30.000 per bulan).

Selain itu terdapat nominal penalti untuk pencairan sebelum tenor. Biaya tarikan banknotes di kantor cabang sesuai nominal valas lebih dari 1.000 USD/SGD/CHN dan biaya penarikan rupiah nominal besar (≥100.000.000) juga diberikan jika nasabah tidak melakukan konfirmasi terlebih dahulu (1 hari sebelumnya). Jumlah biaya penarikan adalah Rp 100.000.

Simulasi Suku Bunga Deposito BCA dan Biaya

Setoran Minimal Deposito BCA
Foto: Tedieka.com

Sebagai contoh perhitungan suku bunga deposito BCA, sebut saja Anda akan membuka dengan nominal Rp 10.000.000 untuk tenor 3 bulan. Jika suku bunganya adalah 4.00% maka total bunga adalah Rp 147.945. Bunga tersebut akan didapat setelah 3 bulan.

Namun masih ada juga biaya pajak bunga sebesar 20%. Perhitungan pajak bunga ini adalah Rp 147.945 x 20% = Rp 29.589. Dari jumlah suku bunga dan pajak, maka total akumulasi deposito beserta bunga di akhir masa tenor adalah Rp 15.118.356.

Jika ingin menghitung jumlah yang lebih besar untuk mata uang Indonesia, Anda juga bisa gunakan kalkulator langsung di laman resmi Bca.co.id. Yang perlu diingat adalah pajak penghasilan adalah 20% dari bunga yang didapat. Bukan dari jumlah deposito yang dimiliki.

Syarat Membuka Deposito

Subrogation
Foto: Andrea Piacquadio/Pexels

Jika tertarik untuk membuka deposito BCA, penuhi beberapa hal atau syarat terlebih dahulu. Yang pertama adalah mengisi formulir dan menandatangani permohonan di Bank BCA. Kemudian, lengkapi juga dokumen berupa fotokopi identitas pribadi.

Selain itu, pastikan Anda bisa memenuhi setoran minimum yakni Rp 8.000.000 atau sesuai dengan mata uang deposito valas lainnya. Anda juga bisa cek persyaratan dan tata cara lebih lengkapnya di bca.co.id atau langsung ke bank BCA terdekat untuk pengajuan.

Baca Juga:  Asuransi Kesehatan Sinarmas: Jenis, Premi, Manfaat & Cara Klaim

Dari informasi di atas, bisa diambil garis merah jika Deposito di bank BCA bisa menjadi investasi atau pendapatan pasif yang cukup lumayan. Terutama jika Anda memiliki uang yang cukup untuk disimpan sebagai deposito dan memenuhi tenor. Anda bisa mendapat untung semakin banyak dengan sistem perpanjangan deposito dan tenor yang lebih lama pula.

Related Articles

Bagikan: