Cara klaim asuransi BRI Life tidak jauh berbeda dengan jenis asuransi lain pada umumnya, begitu juga dengan cara mencairkannya. Sayangnya, masih banyak nasabah yang belum mengetahuinya dengan alasan tertentu. Pada kesempatan kali ini, aki akan memberitahukan berbagai informasi penting yang masih berhubungan dengan salah satu asuransi terbesar di Indonesia ini.

Asuransi merupakan salah satu bentuk perlindungan yang saat ini semakin banyak dipilih. Dulunya, asuransi hanya dianggap untuk mencari keuntungan sepihak dari perusahan yang menawarkannya. Anggapan ini datang karena sebagian perusahan tidak memberikan biaya premi jika tidak ada klaim.

Tidak salah memang, karena dengan sistem tersebut, pastinya banyak nasabah yang merasa dirugikan. Sebagai contoh adalah anda memiliki asuransi jiwa dengan jatuh tempo atau durasi selama 3 tahun. Tujuannya yaitu untuk mendapatkan dana santunan jika dalam masa periode tersebut ternyata pemegang polis meninggal dunia. Jika tidak, maka biaya premi yang dibayarkan setiap bulan tidak dapat dicairkan.

Sekilas tentang Asuransi BRI Life

Sekilas tentang Asuransi BRI Life
Image Credit: Ivoox.id

Sebelum membeli dan bergabung sebagai nasabah resmi asuransi BRI Life, ada baiknya anda mengenal terlebih dahulu untuk mendapatkan kepercayaan lebih. BRI Life jauh berbeda dengan jenis asuransi dengan sistem yang disebutkan diatas. Artinya, anda tetap mendapatkan keuntungan dari total premi yang dibayarkan jika tidak ada klaim selama menjadi nasabah.

Asuransi BRI Life berdiri sejak tahun 1987, saat itu masih dibawah kepemilikan Dana Pensiun Bank Rakyat Indonesia. Tujuan utamanya hanya untuk melayani nasabah kredit Bank BRI, tidak diperuntukkan kalangan luas. Tetapi seiring dengan perjalanannya dan prospek baik yang didapatkan, mereka pun berangsur mengembangkan sayap dengan melayani masyarakat umum.

Saat ini, anda pun dapat memilki asuransi BRI Life meskipun sebelumnya tidak termasuk nasabah Bank BRI. Awal perkembangannya dimulai dari pembukaan kantor pelayanan khusus yang ada di Jakarta dan Surabaya pada tahun 1993. Perlahan namun pasti, saat ini kantor cabang dan wilayah banyak ditemui di berbagai kota di Indonesia.

Terhitung pada tahun 2013, BRI Life telah memiliki program bancassurance, yaitu ikatan kerja sama antara perusahaan Bank dan asuransi. Untuk memudahkan nasabah dalam mendapatkan informasi dan layanan yang diberikan, saat ini tersedia 25 kantor cabang yang tersebar di seluruh Indonesia.

Pada awal berdirinya hingga tahun 2015, asuransi ini memiliki nama Bringin Jiwa Sejahtera. Semenjak di akuisisi oleh PT Bank Rakyat Indonesia, di gantilah nama tersebut dengan BRI Life yang kita kenal saat ini. Dalam hal jenis tidak jauh berbeda dengan asuransi lain, diantaranya adalah asuransi jiwa dan kesehatan.

Salah satu alasan kenapa asuransi BRI Life banyak dipilih yaitu dari biaya premi yang tergolong murah. Calon nasabah dapat memilih sesuai kemampuan dari daftar yang ditawarkan. Selain itu, asuransi ini pun tidak sulit dalam hal melakukan klaim dan mencairkannya.

Cara Klaim dan Mencairkan Asuransi BRI Life

Cara Klaim dan Mencairkan Asuransi BRI Life
Image Credit: Qoala.app

Memiliki asuransi harus mengetahui bagaimana cara klaim nya. Hal ini sangat diperlukan jika sewaktu-waktu anda mengalami musibah yang sesuai dengan jenis asuransi yang dipilih. Dari banyaknya kantor cabang yang tersebar di seluruh Indonesia, cara klaim asuransi BRI Life tentunya semakin mudah.

Anda pun dapat mengajukan pencairan melalui email atau kirim lewat pos. Namun perlu diketahui bahwa setiap kali ada batas waktu maksimal. Artinya, anda tidak bisa mengklaim jika sudah melebihi batas tersebut. Setiap jenis asuransi dan perusahaan memiliki kebijakan yang berbeda dalam hal ini. Untuk lebih lengkapnya, silahkan simak penjelasan berikut!

  • Silahkan datang ke kantor cabang BRI Life.
  • Minta formulir klaim pada petugas yang bersangkutan.
  • Silahkan anda isi formulir tersebut sesuai data diri selengkapnya.
  • Sertakan buku tabungan dan nomor peserta atau polis.
  • Jangan lupa identitas penting berupa KTP yang merupakan salah satu syarat penting.
  • Setelah semuanya lengkap, serahkan kembali kepada petugas.
  • Tugas anda sampai di sini, selanjutnya hanya menunggu dokumen diperiksa.
  • Setelah dirasa lengkap dan sesuai persyaratan, pihak BRI Life akan menghubungi anda kembali.
  • Proses pencairan rata-rata membutuhkan waktu 14 hari setelah dokumen disetujui.

Syarat Dokumen Pencairan Asuransi BRI Life

Image Credit: Glints.com

Perlu diketahui, setiap cara klaim asuransi BRI Life membutuhkan dokumen yang berbeda, tergantung dari jenis asuransi dan produk yang dipilih. Dikarenakan banyak produk yang tersedia, tentu tidak semuanya bakal anda miliki. Berikut adalah syarat dokumen penting yang dibutuhkan sesuai jenis klaim masing-masing!

1. Dokumen Klaim Meninggal

Bagi anda yang ingin mengajukan klaim karena nasabah atau pemegang polis meninggal dunia, maka syarat dokumen yang harus dilengkapi adalah sebagai berikut!

  • Mengisi formulir klaim.
  • Surat kematian dari rumah sakit jika meninggalnya di rumah sakit. Sedangkan bagi yang meninggal di rumah atau daerah setempat, lengkapi dengan surat keterangan dari kelurahan.
  • Menyertakan polis asuransi BRI Life yang asli.
  • Identitas pemegang polis dan ahli waris berupa KTP dan KK.
  • Kronologis kematian yang didapat dari keterangan RT atau Kelurahan.
  • Resume medis jika ada.
  • Foto copy buku tabungan.

2. Syarat Dokumen Klaim Meninggal Dunia karena Kecelakaan

Dokumen yang dibutuhkan sebagai syarat dan cara klaim asuransi BRI Life untuk nasabah yang meninggal dunia karena kecelakaan berbeda lagi. Ada beberapa dokumen tambahan yang penting dan harus ada dalam proses klaim tersebut, berikut selengkapnya!

  • Mengisi formulir klaim khusus untuk meninggal dunia.
  • Surat kecelakaan yang didapatkan dari kepolisian terdekat.
  • Apabila korban meninggal dunia di tempat, dibutuhkan pula surat keterangan kematian dari kepolisian.
  • Surat kematian dari desa atau kelurahan.
  • Polis asuransi BRI Life yang asli.
  • Foto copy KTP dan KK peserta asuransi dan ahli waris.
  • Kronologis kematian dari kepolisian atau pihak yang terkait.
  • Foto copy buku tabungan.

3. Dokumen Klaim untuk Rawat Inap

Selain menanggung peserta asuransi ketika meninggal dunia, BRI Life pun menanggung nasabah yang sakit dan harus dirawat di rumah sakit. Untuk dokumen sebagai syarat utamanya juga berbeda dengan meninggal dunia. Bagi anda yang ingin mencairkan asuransi BRI Life karena rawat inap, berikut dokumen yang harus dibawa!

  • Mengisi formulir klaim.
  • Kuitansi asli yang dilengkapi legalisir dari rumah sakit, klinik, atau puskesmas tempat nasabah dirawat.
  • Identitas diri peserta asuransi berupa KTP.
  • Jika nasabah dirawat karena kecelakaan, harus ada dokumen surat keterangan kecelakaan dari kepolisian.
  • Foto copy resume medis dari tempat pasien dirawat.

4. Syarat Klaim Rawat Jalan

Manfaat lain dari asuransi BRI Life yaitu menganggung biaya perawatan rumah sakit meskipun nasabah rawat jalan. Dalam proses pengajuan klaim pun berbeda dengan ketika rawat inap. Selengkapnya, berikut dokumen sebagai syarat penting yang harus disertakan!

  • Mengisi formulir pengajuan klaim.
  • Resume medis dari rumah sakit atau klinik yang bersangkutan.
  • Kuitansi dan rincian biaya, termasuk obat-obatan dan tindakan dokter.
  • Foto copy KTP peserta asuransi atau nasabah.
  • Buku tabungan pemegang polis.
  • Foto copy surat polis.
  • Apabila pembayaran manfaat diterima atas nama orang lain, maka dibutuhkan surat kuasa.

Cara Beli Asuransi BRI Life

Cara Beli Asuransi BRI Life
Image Credit: Wartaekonomi.co.id

Tertarik membeli karena cara klaim asuransi BRI Life yang mudah? Untuk cara membelinya sangat mudah, bahkan anda tidak perlu mendatangi kantor cabang dalam hal ini. Cukup hubungi agen atau langsung mengontak call center di nomor 1500087. Supaya lebih jelas, berikut cara beli asuransi BRI Life yang paling mudah!

  • Pastikan anda menggunakan salah satu cara, baik datang langsung ke kantor cabang, menghubungi call center, atau menggunakan jasa agen asuransi.
  • Isi formulir pengajuan yang diberikan.
  • Lengkapi dokumen pendukung sebagai syarat utama, seperti KTP, Akta Kelahiran, dan Kartu keluarga.
  • Pada pendaftaran awal, anda diwajibkan membayar biaya premi untuk satu bulan ke depan.
  • Jika sudah yakin lengkap, baik berupa dokumen maupun pengisian formulir, silahkan kirimkan melalui email atau pos ke alamat BRI Life pusat.
  • Pengajuan akan diperiksa oleh petugas BRI Life.
  • Apabila ada dokumen lain yang perlu dilengkapi, mereka akan menghubungi anda via telepon atau email.
  • Selanjutnya hanya tinggal menunggu, apakah pengajuan diterima atau ditolak.
  • Jika pengajuan diterima, secara otomatis buku polis akan dicetak. Sebaliknya jika ditolak, premi yang anda bayarkan ketika proses pendaftaran tadi akan dikembalikan.

Keunggulan Asuransi BRI Life

Keunggulan Asuransi BRI Life
Image Credit: Qoala.app

Keunggulan asuransi BRI Life tidak hanya dari cara klaim yang mudah, namun masih banyak lainnya. Berikut keunggulan lain yang perlu anda ketahui sebagai bahan pertimbangan sebelum memutuskan membelinya!

  • Jaringannya luas dan didukung kantor pemasaran yang tersebar di seluruh Indonesia. Hal ini memudahkan calon nasabah mendapatkan informasi lebih lengkap seputar produk yang mereka jual.
  • Kemampuan dalam hal finansial sangat kuat karena didukung langsung oleh salah satu Bank terbesar di Indonesia, yakni Bank BRI. Dengan demikian, nasabah lebih merasa aman dan tidak perlu khawatir akan pailit yang bisa saja terjadi di perusahan asuransi lain.
  • Dengan produk Bancassurance Lentera, nasabah mendapatkan keuntungan dari pengembalian biaya premi sebesar 110%, tergantung dari persyaratan dan ketentuan yang berlaku.
  • Ada jaminan keamanan dari penempatan dana investasi.
  • Proses pengajuan klaim sangat mudah dengan adanya aplikasi BRILife My Life.
  • Penarikan dana investasi tanpa potongan biaya ketika nasabah mengundurkan diri pada masa aktif.

Kekurangan Asuransi BRI Life

Keunggulan Asuransi BRI Life
Image Credit: Mediakonsumen.com

Tidak dapat di pungkiri bahwa pengalaman Bank BRI dalam mengelola perusahaan asuransi masih jauh dari perusahaan lainnya. Maka tidak heran jika sampai saat ini masih ada beberapa kekurangan yang harus diperhatikan. Supaya adil dan sekaligus sebagai bahan pertimbangan, berikut kekurangan yang dimaksud!

  • Kurang lengkapnya produk asuransi berbasis Syariah.
  • Belum ada produk asuransi kesehatan personal.
  • Meskipun penempatan nya aman, namun tidak ada jaminan dari hasil investasi.
  • Adanya informasi bahwa pernah ada klaim dari nasabah yang kurang ditanggapi dengan serius.

Itulah berbagai informasi mengenai cara klaim dan mencairkan asuransi BRI Life. Sengaja kami berikan dokumen penting sebagai persyaratan utama supaya anda dapat menyiapkannya dari awal. Dengan melihat kelebihan dan kekurangannya, silahkan anda putuskan sendiri apakah tetap ingin membeli salah satu asuransi terbaik di Indonesia ini atau tidak.