Deposito BCA – Jenis Suku Bunga, Minimal Deposit, Keuntungan & Cara Mencairkan

Setoran Minimal Deposito BCA
Photo by Tedieka.com

Deposito BCA menawarkan berbagai jenis suku bunga, minimal deposit, keuntungan, dan panduan cara mencairkannya untuk memenuhi berbagai kebutuhan keuangan Anda.

Deposito BCA adalah sebuah fasilitas yang dikeluarkan oleh pihak Bank BCA untuk menyimpan uang nasabah dalam jangka waktu dari 1 bulan hingga maksimum 24 bulan. Deposito Bank BCA berbeda dengan tabungan biasa, dimana dalam deposito uang yang disimpan tidak bisa diambil hingga tanggal jatuh tempo.

Tidak hanya itu, deposito di BCA juga memiliki suku bunga yang lebih besar dibandingkan tabungan biasa. Bahkan deposito yang ditawarkan tidak hanya menerima mata uang Indonesia yaitu Rupiah saja, namun deposito BCA juga menerima beberapa jenis mata uang asing untuk diinvestasikan di Bank Central Asia ini. Berikut adalah beberapa jenis deposito BCA beserta suku bunganya.

Jenis dan Suku Bunga Deposito BCA

Setoran Minimal Deposito BCA
Foto: Tedieka.com

Terdapat 2 jenis deposito BCA saat ini. Yaitu deposito yang dibedakan berdasarkan mata uang yang diinvestasikan. Berikut adalah jenis deposito tersebut.

1. Deposito Rupiah

Deposito Rupiah adalah jenis deposito BCA yang menggunakan mata uang Rupiah dalam berinvestasi atau menyimpan uang di Bank BCA. Suku bunga yang bisa diperoleh oleh nasabah yang mengambil deposito jenis Rupiah adalah sebesar 2.85 persen tiap bulannya.

Jadi contoh ketika seseorang mengambil deposito jenis Rupiah di Bank BCA dengan menginvestasikan uang sebesar Rp. 2 Miliar dalam waktu 24 bulan. Maka uang sebesar Rp. 2 Miliar tersebut akan menerima bunga 2.85 persen yang dibayarkan oleh pihak BCA selama perbulannya hingga bulan ke 24.

2. Deposito Valas

Deposito valas merupakan jenis deposito BCA yang menggunakan mata uang asing dalam berinvestasi atau menyimpan uang di Bank BCA. Terdapat 8 jenis mata uang yang bisa didepositokan ke Bank BCA.

Ke 8 mata uang asing tersebut adalah Dollar Amerika, Dollar Hong Kong, Dollar Singapura, Dollar Australia, Poundsterling Inggris, Euro Uni Eropa, Yen Jepang, dan Yuan China.

Berikut adalah pembagian suku bunga dengan mata uang Dollar Amerika (USD). Terdapat beberapa jenis suku bunga untuk USD yaitu ada yang sebesar 0.17 persen, 0.22 persen, 0.25 persen, 0.27 persen dan yang terakhir 0.37 persen.

Dimana 0.17 persen untuk jangka waktu 1 bulan dengan saldo dari $ 1.000 sampai $ 999.999 dan jangka waktu 3 bulan dengan saldo $ 1.000 sampai $ 999.999.

Baca Juga:  Deposito Danamon: Jenis, Suku Bunga, Minimal Deposito, Keuntungan & Cara Mencairkan

Kemudian untuk suku bunga 0.22 persen untuk deposito dengan jangka waktu 6 bulan dengan saldo dari $ 1.000 sampai $ 99.999. Masih dengan besaran suku bunga 0.22 persen juga bisa didapat dengan melakukan deposito selama 12 bulan dengan saldo dari $ 1.000 sampai $ 999.999.

Berikutnya ada suku bunga sebesar 0.25 persen dengan deposito dalam jangka waktu 1 bulan dan saldo dimulai dari $ 1.000.000 sampai tidak terbatas. Dan deposito dengan jangka waktu 3 bulan dengan saldo dari $ 1.000.000 sampai $ tidak terbatas juga bisa mendapatkan suku bunga sebesar 0.25 persen.

Selanjutnya ada suku bunga sebesar 0.27 persen dengan melakukan deposito selama 6 bulan dengan saldo dari $ 100.000 sampai $ 999.999. Atau dengan melakukan deposito selama 12 bulan dengan saldo dimulai dari $ 100.000 sampai $ 999.999.

Dan suku bunga yang terakhir untuk USD dengan besaran 0.37 persen bisa diperoleh nasabah dengan melakukan deposito selama 6 bulan dengan saldo dimulai dari $ 1.000.000 sampai tidak terbatas. Atau bisa melakukan deposito selama 12 bulan dengan saldo dari $ 1.000.000 sampai tidak terbatas.

Selain USD ada 7 jenis mata uang lainnya yang bisa didepositokan ke Bank BCA dengan mengambil jenis deposito valas. Dimulai dari SGD yang merupakan Dollar Singapura yang akan mendapatkan suku bunga sebesar 0.10 persen dengan melakukan deposito dari 2.000 SGD hingga tak terbatas selama 1 bulan, 3 bulan, 6 bulan, atau 12 bulan.

Kemudian ada HKD yang merupakan mata uang Hong Kong yang bisa didepositokan ke BCA dimulai dari 8.000 HKD hingga tak terbatas selama 1 bulan, 3, bulan, 6 bulan, atau 12 bulan. Dimana para nasabah yang melakukan deposito dengan mata uang HKD akan mendapatkan suku bunga sebesar 0.00 persen.

Selanjutnya ada GBP yang merupakan mata uang Negara Inggris yaitu poundsterling. Untuk GBP akan mendapatkan suku bunga sebesar 0.10 persen. Dimana nasabah bisa melakukan deposito dari 1.000 GBP hingga tak terbatas selama 1 bulan, 3 bulan, 6 bulan atau 12 bulan.

Lalu ada AUD yang merupakan Dollar Australia. Dimana dengan mendepositokan 2.000 AUD hingga tak terbatas selama jangka waktu 1 bulan, 3 bulan, 6 bulan, atau 12 bulan maka nasabah akan mendapatkan suku bunga sebesar 0.10 persen.

Berikutnya JPY yang merupakan mata uang Yen asal Negara Jepang. Dimana suku bunga yang diperoleh adalah sebesar 0.00 persen dengan melakukan deposito dari 150.000 JPY hingga tak terbatas selama 1 bulan, 3 bulan, 6 bulan, atau 12 bulan.

Selanjutnya ada EUR yang merupakan mata uang Euro yang digunakan oleh 19 negara Uni Eropa. Mata uang EUR memiliki suku bunga sebesar 0.00 persen. Saldo EUR yang bisa didepositokan adalah sebesar 1.000 Euro hingga tak terbatas selama 1 bulan, 3 bulan, 6 bulan, atau 12 bulan.

Dan mata uang asing terakhir yang bisa didepositokan ke Bank BCA adalah CNH atau Yen yang merupakan mata uang China.

Yen dengan deposito selama 1 bulan atau 3 bulan, dengan saldo 7.000 Yen hingga tak terbatas akan mendapatkan suku bunga 0.75 persen. Dan dengan saldo yang sama namun jangka waktu 6 bulan atau 12 bulan akan mendapatkan suku bunga sebesar 1 persen.

Minimal Deposito di Bank BCA Berdasarkan Jenis Mata Uang

Sekilas Tentang Deposito di BCA
Foto: Flip.id

Untuk minimal deposito di Bank BCA adalah berbeda-beda untuk setiap mata uang yang didepositokan. Berikut adalah penjelasan mengenai jumlah saldo minimal yang bisa didepositokan oleh pihak nasabah Bank BCA berdasarkan mata uang yang digunakan.

Baca Juga:  Cara Membuat Tabungan Deposito di Bank Mandiri

1. Rupiah Indonesia (IDR)

Yang pertama ada mata uang Rupiah yang merupakan jenis mata uang Negara Republik Indonesia. Mata uang Rupiah bisa di depositokan nasabah dimulai dari nominal Rp 8 juta hingga tak terbatas. Untuk lama deposito menggunakan jenis mata uang IDR adalah 1 bulan, 3 bulan, 6 bulan, 12 bulan dan 24 bulan.

2. Dollar Amerika (USD)

Berikutnya ada USD yang merupakan mata uang asal Negara Amerika. USD bisa didepositokan dengan saldo paling kecil $ 1.000 hingga tak terbatas. Lama deposito yang ditawarkan oleh pihak Bank BCA adalah selama 1 bulan, 3 bulan, 6 bulan, atau 12 bulan.

3. Dolar Singapura (SGD)

Bank BCA juga menerima deposito dengan mata uang SGD yang menjadi mata uang resmi Negara Singapura. Untuk saldo minimal yang bisa didepositokan menggunakan Dolar Singapura adalah sebesar 2.000 SGD. Dengan masa penyimpanan antara 1 bulan, 3 bulan, 6 bulan, atau 12 bulan.

4. Dolar Hongkong (HKD)

Mata uang berikutnya adalah Dolar Hongkong, yang bisa didepositokan ke Bank BCA dengan nominal minimum adalah 8.000 hingga tak terbatas. Lama deposito adalah 1 bulan, 3 bulan, 6 bulan, atau 12 bulan.

5. Poundsterling Inggris (GBP)

Poundsterling yang merupakan mata uang Negara Inggris juga bisa didepositokan ke Bank BCA. Dimana mata uang ini bisa didepositokan dengan jumlah minimal sebesar 1.000 GBP dengan lama deposito adalah 1 bulan, 3 bulan, 6 bulan, atau 12 bulan.

6. Dolar Australia (AUD)

Dolar Australia juga bisa didepositokan dengan jumlah minimal 2.000 AUD hingga tak terbatas. Deposito untuk Dolar Australia bisa dilakukan dengan jangka waktu 1 bulan, 3 bulan, 6 bulan, atau 12 bulan.

7. Yen Jepang (JPY)

Berikutnya ada mata uang Yen yang menjadi mata uang resmi milik Negara Jepang. Mata uang Yen bisa di depositokan ke Bank BCA dengan jumlah minimum 150.000 Yen hingga tak terbatas. Untuk lama deposito sendiri dimulai dari 1 bulan, 3 bulan, 6 bulan, atau 12 bulan.

8. Euro Uni Eropa (EUR)

Mata uang selanjutnya adalah Euro yang merupakan mata uang yang digunakan oleh 19 Negara Uni Eropa. Untuk saldo minimal yang bisa didepositokan menggunakan mata uang Euro adalah sebesar 1.000 Euro hingga tak terbatas. Lama masa deposito bisa dipilih dari 1 bulan, 3 bulan, 6 bulan, dan 12 bulan.

9. Yuang China (CHN)

Dan mata uang asing terakhir yang bisa didepositokan ke Bank BCA adalah Yuan yang menjadi mata uang resmi milik Negara China.

Saldo minimal yang bisa didepositokan menggunakan mata uang Yuan adalah sebesar 7.000 Yuan hingga tak terbatas. Lama deposito Menggunakan mata uang Yuan adalah selama 1 bulan, 3 bulan, 6 bulan, atau 12 bulan.

Keuntungan Dalam Melakukan Deposito di Bank BCA

Suku Bunga Kredit Pemilikan Rumah (KPR) BTN
Foto: Nattanan Kanchanaprat/Pixabay

Ada beberapa keuntungan yang ditawarkan oleh Bank BCA kepada para nasabahnya yang melakukan deposito. Berikut adalah beberapa keuntungan yang bisa diperoleh oleh pihak nasabah ketika mendepositokan uang mereka ke Bank BCA.

1. Bebas Beberapa Biaya

Dengan melakukan deposito nasabah dibebaskan dalam beberapa biaya. Seperti biaya admin, biaya penutupan rekening, biaya penarikan sebelum jatuh tempo dan biaya dibawah saldo minimum.

Baca Juga:  Inilah Keuntungan & Kerugian Deposito yang Perlu Diketahui

2. Bunga Besar

Keuntungan yang berikutnya adalah nasabah bisa mendapatkan keuntungan berupa suku bunga yang besar. Suku bunga tersebut bisa diterima oleh nasabah setiap bulannya selama masa deposito.

3. Waktu Deposito

Dengan berdeposito di Bank BCA nasabah bebas memilih jangka waktu untuk lama deposito uang mereka. Dimana jangka waktu yang disediakan oleh pihak Bank BCA dimulai dari 1 bulan, 3 bulan, 6 bulan, 12 bulan, dan 24 bulan tergantung mata uang yang didepositokan.

4. 9 Mata Uang yang Bisa Didepositokan

Tidak hanya mata uang Rupiah saja yang bisa didepositokan ke Bank BCA. Terdapat 8 jenis mata uang asing yang bisa didepositokan ke Bank BCA.

Yaitu Dolar Amerika, Dolar Singapura, Dolar Hongkong, Dolar Australia, Yen Jepang, Euro Uni Eropa, Poundsterling Inggris, dan Yuan China. Jadi total ada 9 mata uang yang bisa di depositokan ke Bank BCA.

5. Suku Bunga Bisa Ditransfer

Suku bunga dari deposito tidak hanya bisa diterima dalam bentuk uang tunai. Namun suku bunga tersebut juga bisa ditransferkan ke rekening nasabah baik itu rekening Bank BCA atau rekening lainnya.

6. Automatic Roll Over (ARO)

Ketika jatuh tempo untuk lama deposito namun saldo belum diambil oleh pihak nasabah, maka deposito akan dilanjutkan dengan syarat dan ketentuan yang sudah disepakati sebelumnya. Jadi pihak nasabah tidak perlu khawatir soal saldo mereka ketika lupa mengambilnya saat jatuh tempo.

7. Automatic Roll Over Plus (ARO Plus)

Deposito yang diperpanjang akan dilanjutkan tanpa persetujuan pihak nasabah ketika tanggal jatuh tempo namun saldo tidak kunjung dicairkan. Ketika memasuki ARO Plus pihak Bank BCA akan melanjutkan suku bunga dan lama deposito sesuai dengan kesepakatan awal, Dan semua suku bunga akan bertambah setiap kali perpanjangan.

Cara Mencairkan Saldo Deposito Bank BCA

Termasuk Pinjaman Cepat
Foto: Raten-Kauf/Pixabay

Bagi pihak nasabah yang sudah tanggal jatuh tempo dan ingin mencairkan saldo deposito namun tidak tahu bagaimana cara mencairkan saldo tersebut. Berikut adalah cara untuk mencairkan saldo deposito di Bank BCA.

1. Pastikan Sudah Tanggal Jatuh Tempo

Hal pertama yang harus diperhatikan adalah tanggal jatuh tempo. Hal ini karena jika belum tanggal jatuh tempo sesuai dengan yang disepakati di awal, maka saldo deposito pihak nasabah tidak bisa dicairkan oleh pihak Bank BCA dengan alasan apapun.

2. Membawa Berkas yang Dibutuhkan

Jika sudah memastikan tanggal jatuh tempo deposito sesuai dengan kesepakatan awal pihak nasabah dan pihak Bank BCA, maka nasabah bisa mendatangi kantor Bank BCA dan membawa beberapa berkas yang dibutuhkan.

Berkas-berkas tersebut adalah KTP (untuk verifikasi data diri) dan Bilyet atau sertifikasi deposito yang menjadi bukti kesepakatan antara pihak nasabah dan pihak Bank BCA.

3. Serahkan Bilyet Atau Sertifikat Deposito Ke Petugas Bank BCA

Setelah sampai di Bank BCA selanjutnya serahkan Bilyet atau sertifikat deposito ke petugas Bank BCA untuk diproses. Nanti pihak nasabah akan diminta data dirinya untuk memverifikasikan data diri yang tertera di bilyet dan data diri yang disimpan oleh pihak Bank BCA. Setelah itu pihak Bank BCA akan memberikan 2 buah slip pencairan yaitu slip dana dana slip deposito.

4. Tanda Tangan Slip Dana dan Slip Deposito

Setelah menerima slip dana dan slip deposito pihak Bank BCA akan meminta pihak nasabah untuk menandatangani slip tersebut. Silahkan tanda tangan ke 2 slip tersebut dan serahkan kembali ke pihak Bank BCA.

5. Dana Akan Dicairkan

Setelah slip dana dan slip deposito sudah diserahkan ke pihak Bank BCA maka proses pencairan akan dilakukan. Pihak nasabah bisa memilih saldo deposito tersebut ditransferkan ke nomor rekening nasabah atau dikasih dalam bentuk uang tunai.

Jika memilih menggunakan transfer maka bihan Bank BCA akan mentransferkan saldo tersebut ke rekening nasabah baik rekening BCA atau Bank lainnya.

Dengan mendepositokan saldo ke Bank BCA uang nasabah tersebut akan dijamin aman dari kehilangan. Bahkan dengan melakukan deposito uang nasabah tidak hanya aman dari kehilangan saja, namun dari saldo deposito tersebut pihak nasabah bisa mendapatkan keuntungan setiap bulannya. Keuntungan per bulannya tersebut bisa ditransferkan ke rekening milik nasabah.

Related Articles

Bagikan:

Tags