Intip Cara Investasi Saham Dijamin Cuan Bagi Investor Pemula

Mengenai Fitur KPR dari Bank Mandiri
Foto: Carlos Muza/Unsplash

Intip cara investasi saham yang dijamin cuan bagi investor pemula untuk mengoptimalkan portofolio finansial Anda.

Ada beberapa hal yang perlu anda perhatikan apabila ingin terjun dalam dunia bisnis investasi. Sebut saja cara investasi saham bagi pemula, tujuannya tidak lain untuk mendapatkan keuntungan. Selain itu, penting juga untuk mengetahui bagaimana cara menekan risiko kerugian yang bisa saja terjadi pada investor pemula.

Investasi saat ini menjadi salah satu cara untuk mendapatkan banyak keuntungan yang paling diminati. Saat ini ada banyak jenis investasi yang dapat anda pilih, beberapa diantaranya adalah koin kripto dan saham. Dari keduanya memiliki perbedaan yang signifikan, cripto merupakan uang digital yang tidak memiliki bentuk fisik.

Sedangkan investasi saham memiliki bentuk berupa lembaran sebagai tanda bukti bahwa investor itu memilikinya. Meski berpotensi mendatangkan keuntungan besar, namun risiko kerugian juga cukup banyak. Untuk itulah anda perlu memperhatikan berbagai faktor sebelum memutuskan membeli saham perusahaan tertentu.

Pengertian Investasi Saham

Mengenai Fitur KPR dari Bank Mandiri
Foto: Carlos Muza/Unsplash

Sebelum membahas bagaimana cara investasi saham bagi pemula, ada baiknya kita ketahui apa pengertiannya. Sederhananya, jenis investasi ini merupakan kegiatan membeli saham atau kepemilikan sebagian kecil dari suatu perusahaan.

Harapannya tidak lain untuk mendapatkan keuntungan jangka panjang dari bagi hasil atau keuntungan perusahaan. Dengan kata lain, investor dapat memperoleh keuntungan dari naiknya harga saham dan pembagian dividen perusahaan.

Istilah kenaikan harga saham dikenal sebagai capital gain, sedangkan keuntungan bagi hasil disebut dividen. Untuk dividen, jumlah yang didapatkan tidak harus sama karena tergantung keuntungan.

Meski memiliki potensi kentungan yang cukup tinggi, namun investasi saham juga memiliki risiko kerugian. Misalkan saja dalam beberapa waktu setelah anda membeli saham, ternyata harga di pasar menjadi turun. Naik atau turunnya harga saham ini dipengaruhi banyak faktor, termasuk fluktuasi nilai tukar mata uang.

Baca Juga:  10 Tips Investasi Saham yang Menguntungkan Bagi Pemula

Cara Investasi Saham Bagi Pemula

Lakukan Penarikan (Withdraw)
Photo by Kanchanara on Unsplash

Sebagaimana yang disinggung diatas, investasi saham berpotensi mendatangkan keuntungan yang cukup lumayan. Namun ada banyak hal yang perlu anda perhatikan supaya justru tidak mengalami kerugian. Berikut adalah tips atau cara investasi saham bagi pemula yang dapat anda pelajari!

1. Pelajari Dasar Investasi Saham

Sebelum memulai, penting bagi anda untuk memahami konsep dasar saham. Misalnya apa yang dimaksud dengan investasi ini, diatas sudah kami jelaskan dan tinggal anda pahami.

Selain itu, kenali juga jenis-jenis saham secara umum dan juga sektor perusahaan apa saja yang paling umum. Karena investasi ini juga memiliki risiko, maka anda pun perlu mempelajarinya. Dengan mempelajari risiko apa saja yang mungkin terjadi, anda bisa menekannya sehingga potensi kerugian tidak terlalu besar.

Setelah anda memahami semuanya, silahkan mempelajari bagaimana cara membaca grafik saham. Memang kali ini anda bukan menjadi trader, melainkan investor, namun setidaknya mengetahui pergerakan harga saham.

2. Tentukan Tujuan Investasi

Anggap saja saat ini anda sudah mempelajari dan memahami apa yang dimaksud dengan investasi saham. Selanjutnya silahkan tentukan tujuan anda berinvestasi, apakah untuk mendapatkan keuntungan jangka panjang atau jangka pendek. Memang investasi saham pada umumnya untuk jangka panjang, namun bukan berarti tidak bisa untuk jangka pendek.

3. Pilih Perusahaan Sekuritas yang Legal dan Berkualitas

Sebagai seorang pemula, pastinya anda membutuhkan perusahan sekuritas untuk membeli saham sebagai investasi bukan? Karena banyak perusahaan yang bergerak di bidang ini, pastikan anda memilih yang berkualitas. Selain itu, anda juga harus memastikan bahwa perusahaan tersebut memiliki izin resmi dari otoritas yang berwenang.

Periksa rekam jejak perusahaan, termasuk lama berdirinya dan reputasi yang dimilikinya. Anda dapat mencari informasi ini di situs web perusahaan atau menghubungi pihak yang terkait.

Beberapa perusahaan menawarkan layanan yang berbeda, seperti jenis investasi, alat analisis, dan dukungan pelanggan. Pastikan bahwa layanan yang ditawarkan sesuai dengan kebutuhan dan preferensi investasi anda.

4. Mulai dengan Saham yang Dikenal dan Modal Kecil

Cara investasi saham bagi pemula selanjutnya adalah dengan menanam saham di perusahan yang dikenal atau terkenal. Ini bertujuan untuk menghindari kerugian dan meningkatkan potensi keuntungan. Ada banyak perusahaan di pasar modal, anda harus pintar dalam memilih salah satunya supaya mendapatkan keuntungan.

Biasanya, masing-masing perusahaan dilengkapi profil untuk dipelajari. Apabila tidak ada, anda bisa mempelajarinya dengan mencari informasi di internet.

Karena saat ini anda masih pemula, maka sebaiknya dimulai dengan modal yang kecil. Apabila ternyata tidak sesuai kenyataan atau rugi, maka kerugiannya pun tidak terlalu besar.

5. Diversifikasi Portofolio

Jangan memasukkan telur pada satu keranjang yang sama, itulah gambaran yang cocok untuk cara investasi saham bagi pemula kali ini. Dalam dunia saham, hal tersebut lebih dikenal dengan diversifikasi portofolio.

Bagi yang masih asing, diversifikasi portofolio adalah sebuah strategi investasi yang digunakan untuk mengurangi risiko dengan mengalokasikan dana di berbagai jenis aset yang berbeda.

Dalam konteks investasi saham, diversifikasi portofolio berarti membeli saham dari berbagai perusahaan yang berbeda. Apabila salah satu perusahaan mengalami kerugian, portofolio lain tidak akan terkena dampaknya. Bahkan cara ini bisa menutupi kerugian yang anda alami apabila aset lain mendapatkan keuntungan.

6. Tetapkan Target

Menetapkan target pada investasi saham sangat penting untuk membantu anda memperoleh keuntungan dalam jangka panjang. Anda dapat menetapkan persentase tertentu dari keuntungan maksimum yang ingin diperoleh. Misalnya, jika anda membeli saham dengan harga $100, anda bisa menetapkan target keuntungan sebesar 20%.

Selain itu, anda dapat menetapkan batas waktu tertentu untuk mendapatkan keuntungan. Contohnya anda ingin mencapai keuntungan sebesar 15% dalam waktu satu tahun.

Jika saham tersebut belum mencapai target, maka anda harus mempertimbangkan untuk menjualnya. Pastinya target yang dimaksud memiliki toleransi yang bisa anda tentukan sendiri.

7. Ketahui Profil Risiko

Selanjutnya adalah mengetahui profil risiko dari saham yang anda pilih. Ini adalah proses memahami karakteristik risiko yang terkait dengan suatu saham atau portofolio saham tertentu. Profil risiko mencakup berbagai faktor, seperti volatilitas, kinerja historis, likuiditas, kapitalisasi pasar, dividen, dan industri.

Cara ini sangat penting karena dapat membantu anda dalam menentukan saham yang cocok sesuai toleransi. Anda harus mempertimbangkan sebelum memutuskan untuk membeli saham.

Pasalnya, setiap jenis investasi memiliki risiko yang berbeda. Dengan memahami profil risiko, anda dapat membuat keputusan yang lebih cerdas dan meminimalkan risiko kerugian.

Cara Membeli Saham di Pasar Modal

Belajar Trading Forex bagi Pemula
Foto: Austin Distel/Unsplash

Anggap saja anda sudah paham dan siap membeli saham di pasar modal. Masalahnya, apakah anda sudah tahu bagaimana caranya? Sebenarnya tidak terlalu sulit, hanya saja ada bagian penting yang harus anda perhatikan. Berikut adalah beberapa langkah yang umumnya dilakukan, silahkan disimak!

Baca Juga:  10 Tips Investasi Saham yang Menguntungkan Bagi Pemula

✦ Memilih Perusahaan Sekuritas

Langkah pertama yang harus anda lakukan adalah memilih perusahaan sekuritas. Sebagaimana yang disebutkan tadi, pastikan anda memilih perusahaan yang berkualitas dan terdaftar resmi. Selain itu, pastikan mereka menawarkan banyak fitur pendukung, juga layanan pelanggan selama 24 jam.

✦ Membuka Rekening Efek

Untuk membeli saham, anda harus membuka rekening efek di perusahaan sekuritas yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI). Rekening efek ini akan digunakan untuk menampung saham yang telah dibeli. Fungsi lainnya yakni untuk melakukan deposito dan penarikan dari keuntungan yang anda dapatkan.

✦ Memilih Saham dan Menentukan Jumlahnya

Setelah memiliki rekening efek, pilihlah saham yang ingin dibeli. Anda dapat memilih saham berdasarkan sektor industri, kinerja perusahaan, dan prospek masa depan. Tentukan juga jumlah saham yang ingin dibeli dan harga beli saham. Anda bisa mendapatkan detail harga beli melalui platform trading atau broker.

✦ Menempatkan Order

Cara membeli saham di pasar modal selanjutnya adalah menempatkan order pada perusahaan sekuritas yang anda pilih. Order pada umumnya ditempatkan secara online melalui platform trading. Namun ada juga yang menawarkan secara langsung dengan menghubungi perusahaan yang dimaksud.

✦ Melakukan Pembayaran

Setelah order saham terpenuhi, lakukan pembayaran sesuai dengan jumlah saham yang dibeli. Pembayaran dapat dilakukan melalui transfer atau pembayaran langsung ke perusahaan sekuritas. Dari kedua cara diatas, yang paling banyak dilakukan yakni membayar melalui transfer karena dianggap lebih efektif.

Investasi merupakan cara yang paling tepat untuk mendapatkan banyak keuntungan. Dari banyaknya jenis investasi yang ada saat ini, saham termasuk salah satunya yang cukup berpotensi.

Namun demikian, risiko kerugian pastinya ada dan harus dipertimbangkan. Semoga dengan cara investasi saham bagi pemula diatas, risiko kerugian dapat ditekan dan potensi keuntungan pun meningkat.

Related Articles

Bagikan:

Tags